Halloween party ideas 2015



Yogyakarta (16/7) Kami Pelajar Muslim Yogyakarta berikrar :

1.    Selalu memelihara keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT
2.    Mempelajari, mengamalkan serta mengajarkan Al Qur’an
3.    Memelihara persatuan antar pelajar untuk membangun agama dan tanah Air
4.    Memakmurkan masjid sekolah
5.    Menyebarkan manfaat kepada sesama

Begitulah bunyi ikrar yang diucapkan oleh seluruh peserta dan panitia acara Syawalan Akbar Pelajar dan Alumni (SAPA) 2017 yang diadakan oleh panitia Ramadhan Di Sekolah (RDS). SAPA 2017 terselenggara berkat rahmat Allah SWT dan hasil kerjasama dengan FAROHIS Yogyakarta, Karoma (Komunitas Rohis SMK) Yogyakarta, Ma’had Ash Shohwah dan Forum Komunikasi Pengurus OSIS (FKPO). Acara ini dimulai dari pukul 07.30 WIB hingga pukul 12.00 WIB bertempat di Plaza Pasar Ngasem Yogyakarta.

Acara SAPA ini bertajuk tema Sinergi Membangun Negeri yang bertujuan untuk mempererat silaturahim antar pelajar dan alumni pelajar se-DIY, agar dapat menjalin persatuan demi membangun agama dan tanah air. Acara ini diikuti ribuan pelajar dari daerah Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunung Kidul, Kabupaten Kulonprogo dan para tamu undangan.

SAPA 2017 dirancang dengan memiliki banyak sesi kegiatan, dimulai dengan performance dari hadroh SMA Negeri 7 Yogyakarta, dilanjutkan dengan pembacaan tilawah Al Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan-sambutan (dari ketua panitia dan perwakilan dinas pendidikan Yogyakarta), pembagian doorprize, acara inti talkshow, setelah itu dilanjutkan pengumuman juara dari beberapa lomba, dan performance dari teladan kontemporer sebagai pungkasannya. Panitia juga menyediakan 3.000 porsi makan gratis untuk semua yang hadir dalam SAPA 2017.

Acara inti Talkshow menampilkan Muhammad Syukri K. R. penulis buku “Hidup Sekali Jangan Merugi” dan Nunuzoo (Nurul Azka) Selebgram sebagai pembicara utama momen SAPA 2017, dengan dimoderatori oleh Adam Adhe Nugraha, Director of STUCASH

Dewi, sebagai salah satu peserta memberikan kesannya, ”Acaranya seru, amazing, bisa ngumpulin banyak anak rohis. Semoga di tahun depan ada acara seperti ini lagi dan semoga ruangannya juga indoor agar tidak terlalu panas.”

 “Semoga pelajar dan alumni dapat memberikan sumbangsih untuk membangun agama dan tanah air melalui tiga misi, yaitu mencetak generasi qur’ani, back to masjid, dan bermanfaat untuk sesama. SAPA ini juga menjadi salah satu bukti bahwa pernyataan Kementerian Agama yang kemarin sempat viral itu perlu diluruskan. Panitia ingin menyampaikan pesan bahwa Rohis itu bisa menjadi salah satu cara untuk menangkal pemahaman radikal.”, kata Saikhul Anwar, ketua Panitia RDS 1438 H.


Kontributor : RMRA
Editor         : Betty A. Nov


Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.