Halloween party ideas 2015


Indonesia dianugerahi beragam perbedaan oleh Allah subhanahu wata’ala. Masih di pulau Jawa saja, kita bergeser sedikit dari D.I.Yogyakarta ke Jawa Tengah, bahasa yang digunakan sudah berbeda. Masih bahasa Jawa namun logat yang digunakan tidaklah sama. Jangankan antar provinsi, antar kabupaten pun sudah berbeda. Belum lagi perbedaan kebudayaan, perbedaan ciri khas setiap daerah sangat beragam. Begitulah, para leluhur bangsa Indonesia kemudian mengikat beragam perbedaan dengan nilai Bhinneka Tunggal Ika. Berbeda-beda namun tetap satu! Bangsa Indonesia.

Allah subhanahu wata’ala berfirman dalam Al Qur’an surat Al Hujurat (49) ayat 13, “Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sungguh, yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahateliti.”
 
Ternyata, jauh sejak 1400 tahun yang lalu melalui perantara Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam, didalam Al Qur’an Allah menerangkan kepada umat manusia tentang penciptaan manusia. Manusia berasal dari sepasang manusia. Dari seorang laki-laki dan seorang perempuan yaitu Nabi Adam alaihis salam dan Siti Hawa, kemudian berkembang menjadi banyak sehingga menjadi bangsa-bangsa dan bersuku-suku. Tujuannya adalah agar dapat saling mengenal perbedaan yang telah dianugerahkan. Perbedaan adalah anugerah, perbedaan adalah fitrah. Karena dengan perbedaanlah kita dapat saling belajar satu sama lain. Kita harus mampu mengambil pelajaran untuk saling menghargai perbedaan yang ada. 

Indonesia adalah bangsa yang sangat kaya. Kaya dengan beragam perbedaan. Harusnya kita, sebagai insan Indonesia pandai mensyukuri nikmat yang telah Allah subhanahu wata’ala anugerahkan. Hidup berdampingan dengan nilai ketuhanan masing-masing, tanpa saling menyinggung kepercayaan yang dapat memancing perpecahan. Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam mengajarkan kepada umat beliau, bahwa meski berbeda agama tidak boleh saling mengancam. Mengancam ketenangan, keamanan, kehidupan satu sama lain. Karena Islam adalah agama yang rahmatan lil’alamin, rahmat bagi seluruh alam. Lakum dinukum waliyadin.

Seyogyanya kita saling menjaga dan menghormati perbedaan, seperti nilai-nilai yang telah disepakati bersama demi mewujudkan Indonesia seutuhnya. Nilai-nilai itu kemudian disebut dengan Pancasila, yang tersemat di dada lambang Negara kita yaitu Burung Garuda. Garuda Pancasila, ialah simbol dari kesepakatan bersama atas keragaman bangsa Indonesia. Mari jaga bersama kegagahan Garuda Pancasila.

Kontributor: Betty A. Nov
 



Sleman. Kamis (25/5) Forum Ikatan Rohis (FIKR) Sleman bersama Yayasan Bina Remaja Sembada Cendekia (YBR SC) Sleman mengadakan Aksi Damai Pelajar di Perempatan Denggung Sleman. Acara ini merupakan pembukaan rangkaian acara Ramadhan Mozzarella pelajar Sleman selama bulan puasa tahun 2017/1438 H.

Aksi dimulai pukul 14.30 WIB sampai 17.00 WIB. Aksi damai ini bertujuan untuk memberikan aware dan pengingat kepada semua khususnya pengguna jalan, bahwa bulan Ramadhan penuh berkah yang dinanti akan segera tiba. Acara ini diikuti oleh 60 peserta yang berasal dari berbagai sekolah di Sleman. Jadwal waktu sholat dan imsakiyah, permen dan stiker dibagi-bagikan selama aksi.

Persiapan aksi damai dilakukan di Masjid Agung Sleman pukul 14.30 WIB, dimulai dari koordinasi, penyiapan logistik yang akan di bagi, alat peraga dan pembagian tim-tim. Koordinasi kali ini dipimpin langsung oleh Ketua FIKR 2017 yang bernama Panji dari SMA Negeri 1 Seyegan. 

Setelah sholat ashar, semua peserta aksi langsung berjalan menuju perempatan Denggung Sleman. Kemudian tim-tim langsung menempatkan diri sesuai arahan dan bergegas menjalankan tugasnya masing-masing. Tim dibagi menjadi 4 area, tim utara, selatan, barat dan timur. Tak ketinggalan, tim dokumentasi juga bersiap sedia untuk setiap tim.


“Senang dan bahagia! Ini juga merupakan pengalaman pertama kalinya saya ikut aksi. Pokoknya excited sekali lah”, tandas Dimas dari SMA Negeri 1 Seyegan menyatakan pengalamannya.
 
Sazha yang merupakan siswi SMA Negeri 1 Godean mengatakan bahwa aksi ini merupakan aksi damai pelajar dan murni untuk mengingatkan kepada khalayak bahwa Ramadhan sebentar lagi datang. Dia juga mengatakan bahwa hal ini menambah pengalamannya dalam kegiatan aksi dan senang ketika bisa beramal dan berbagi kepada orang lain. Katanya pula, aksi ini adalah sebagai ajang kebaikan pelajar Sleman.

Aksi pun berakhir pukul 17.00 WIB ketika lembar jadwal waktu sholat dan imsakiyah, permen dan juga stiker yang dibagi-bagikan telah habis. Mereka kembali ke Masjid Agung Sleman lagi untuk penutupan aksi damai hari ini. 

Redaktur : RMRA
Editor : Betty A. Nov


Sleman. Kamis (25/5) Forum Ikatan Rohis (FIKR) Sleman bersama Yayasan Bina Remaja Sembada Cendekia (YBR SC) Sleman mengadakan Tabligh Akbar Tarhib Ramadhan dan Doa bersama di Masjid Agung Sleman, dilanjutkan dengan Aksi Damai Pelajar di Perempatan Denggung Sleman. Acara ini merupakan pembukaan rangkaian acara Ramadhan Mozzarella pelajar Sleman pada bulan Ramadhan 1438 H. 

Acara tabligh akbar ini membawakan tema “Ku hambakan diri pada-Mu, ku sambut tamu agungku, ku pelajari ilmu-Mu, ku ketuk pintu langit-Mu, tuk memohon keberkahan-Mu. Untuk kebaikan pelajar Sleman dan Indonesia”.60 peserta hadir dari berbagai sekolah menengah di Sleman. Acara ini dimulai pukul 13.30 WIB sampai 14.30 WIB. Dibawakan oleh Luhfi dan Isti yang berasal dari SMA Negeri 1 Mlati sebagai MC muda berbakat. Acara ini pun diawali dengan sambutan ketua panitia Ramadhan Mozzarella, Dzaki Ardian Saputra.

Dzaki berkata bahwa acara Ramadhan Mozzarella ini merupakan ajang aktualisasi pelajar Sleman di bulan Ramadhan. Terdapat banyak agenda dan acara yang tengah disusun, dia dan tim panitia berharap bahwa semoga acara Ramadhan Mozzarella ini menjadi momen yang selalu diingat oleh pelajar.



Bacaan basmalah menjadi pembuka, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan sari tilawah oleh Dwi Setyawati dan Pramesti sebagai pensari tilawah, lagi-lagi siswa dari SMA Negeri 1 Mlati berunjuk diri. Acara langsung dilanjutkan dengan acara inti yaitu Tabligh Akbar yang dibersamai oleh Ustadz Nizam Zulfikar,S.Ip. sebagai pemateri.

“Beberapa waktu ini banyak kajian dan ceramah mengenai tarhib ramadhan, persiapan dan penyambutan bulan Ramadhan. Saya saja habis mengisi di dua tempat sebelum ini. Nah, maksudnya apa? Allah subhanahu wata'ala. mengistimewakan bulan yang akan kita sambut ini, yaitu bulan Ramadhan. Bulan puasanya umat muslim sedunia. Maka dari itu, untuk menyambut bulan ini kita harus bersiap-siap dengan segala kemampuan kita. Siap ilmu, siap ruh, siap harta, siap kegiatan dan program”, penjelasan penuh semangat oleh dai muda ANTV ini kepada para peserta. 

Ustadz Nizam juga menekankan bahwa tujuan dari puasa ini jelas sudah termaktub dalam Al Qur’an, Q.S. Al Baqarah ayat 183 bahwa tujuan umat Islam berpuasa adalah untuk mencapai derajat Muttaqin di sisi Allah subhanahu wata'ala.

“Di acara tabligh akbar ini, saya dapat banyak ilmu, tak hanya itu saya juga bisa berkenalan dengan peserta yang berasal dari sekolah lain. Jadi bisa nambah teman deh”, ucap Atha peserta dari SMA Negeri 1 Godean. Sementara peserta yang berasal dari SMA Negeri 1 Seyegan, Dimas ketika dimintai keterangan mengatakan bahwa tabligh akbar ini memberikan banyak pelajaran terkait persiapan Ramadhan dan ilmu Ramadhan itu sendiri. Dia juga berharap, semoga acaranya berkembang dan yang ikut nambah banyak. 

Doa bersama dilantunkan penuh hikmat oleh semua peserta dan seluruh panitia yang dipimpin langsung oleh Ustadz Nizam Zulfikar, S.Ip. sebagai hadiah untuk kebaikan seluruh Pelajar Sleman dan Indonesia. Tak lupa sesi foto bersama pasca tabligh akbar sebagai penutup acara kali ini. 

Redaktur : RMRA
Editor : Betty A. Nov


Pendidikan Islam atau dalam istilah bahasa Arab disebut dengan Tarbiyah Islamiyah adalah proses menumbuhkembangkan dan peningkatan diri secara alami, berkesinambungan dan bertahap hingga sampai tingkat sempurna.

Pendidikan Islam itu bukan hal yang diada-adakan, tetapi memang sudah ada dari dulu hingga nanti. Pendidikan Islam ini sudah menghasilkan umat yang tidak diragukan lagi, yaitu para Sahabat Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam. Tetapi, untuk menghasilkan umat yang seperti ini, kita harus memenuhi sifat-sifatnya.

Beberapa sifat Pendidikan Islam yang harus kita penuhi:

1. Kontinyu, yaitu jangan sampai kita mundur dan berhenti untuk menambah ilmu Islam.

2. Membentuk pribadi Islam, meliputi hati (qalbu), otak (fikri) dan otot (jasad), bukan sekedar transfer ilmu tapi paham dan mampu mengamalkan ilmu yang telah didapatkan.

3. Secara bertahap, bahwa segala sesuatu di dunia ini terjadi secara bertahap karena tidak ada yang terjadi secara tiba-tiba kecuali jika Allah subhanahu wata’ala berkehendak.

4. Secara menyeluruh, tidak hanya permukaannya saja, dalami segala ilmu keislaman secara menyeluruh (kaffah).

“Barangsiapa menginginkan dunia maka wajib baginya berilmu, barangsiapa yang menginginkan akhirat maka wajib baginya berilmu, dan barangsiapa yang menginginkan akhirat maka wajib baginya berilmu, dan barangsiapa yang menginginkan keduanya maka wajib baginya berilmu.” HR. Thabrani

Sumber : Tim Satuasa, 2016. Buku Pintar Mentoring. Jakarta: Yayasan Tunas Bangsa Indonesia.

Editor : Betty A. Nov

      Siapa tidak tahu Mozzarella? Apalagi akhir-akhir ini semakin booming di dunia perkulineran. Mozzarella adalah jenis keju yang bertekstur kenyal, lembut, dan melted saat dipanaskan. Mozzarella enak disantap saat masih panas. Biasanya digunakan sebagai topping Pizza, namun telah banyak modifikasi masakan yang juga menggunakan Mozzarella sebagai pelengkap.         

Begitulah! Kenyal, lembut, dan melted karakteristik keju Mozzarella. Hmm yummy…! 

Apalagi dengan bulan Ramadhan? Tentu saja! Bulan yang mulia, bulan yang selalu ditunggu-tunggu karena begitu banyak peluang lipat ganda pahala amalan. Tidur pun bernilai ibadah di bulan Ramadhan, apalagi beraktivitas full kebaikan? Ah! Sayang sekali jika sampai melewatkan obral pahala dari Allah subhanahu wa ta’ala yang hanya satu bulan dari satu tahun ini.

Agar Ramadhan mu tahun ini makin lezat dan full manfaat, yuk sahabat! Ikuti rangkaian agenda Ramadhan Mozzarella dari kakak-kakak Sembada Cendekia dan sahabat-sahabat mu dari Forum Ikatan Rohis Sleman, yup! FIKR. 

Apa sih Ramadhan Mozzarella?!

Mari sahabat, kami ajak masuk ke beranda Ramadhan Mozzarella…



………….. Selamat datang di Ramadhan Mozzarella ………………

“Bersama Menikmati Ibadah Ramadhan untuk Menikmati Kelezatan Syurga”

Disinilah sahabat dapat memperoleh kegiatan-kegiatan seru, karena di Ramadhan Mozzarella sahabat akan saling berfastabiqul khairat! Berlomba-lomba dalam kebaikan. Berlomba mengumpulkan pahala di bulan yang mulia. 

Ada apaan sih di Ramadhan Mozzarella?

Mari kita simak… dan catat tanggalnya!
1.       Lomba Online
5 Mei – 9 Juni 2017
a.       Kisah Inspiratif Mentoring (Mentee dan Mentor)
b.      Musik Positif
c.       Video Inspiratif Ramadhan
d.      Foto Kelompok Mentoring

2.       Lomba Offline
17-18 Juni 2017
Hafalan QS. Al Baqarah: 183-185

3.       Tarhib Ramadhan
25 Mei 2017
Pukul 13.00 – 17.00 WIB
Kajian bersama Ustadz Nizam Zulfikar di Masjid Agung Sleman, dilanjutkan dengan Aksi Pelajar bagi-bagi jadwal Imsyakiyah dan sticker di Lapangan Denggung.

4.       Khataman, Talkshow, Buka Bareng
11 Juni 2017
Pukul 09.00 WIB - buka puasa
Masjid Agung Sleman

5.       Qur’an Camp
17-18 Juni 2017
Pukul  18.30-08.00 WIB
Masjid Mujahidin UNY

6.       Pesantren Kilat
Selama Ramadhan, bekerja sama dengan panitia penyelenggara sekolah-sekolah SMA/K sederajat di Sleman.

Bagaimana sahabat? Pastinya sayang dong kalau sampai kelewatan agenda Ramadhan Mozzarella?! Ikuti! Ramaikan! Beritahukan ke sahabat, kerabat, Bapak-Ibu Guru, Ayah Bunda dan semuanya yaa… Kami tunggu partisipasi sahabat Pelajar Muslim semua. Salam dari Kak Bada dan Kak Kia.

Untuk informasi lebih lanjut, atau sekedar tanya-tanya silahkan sahabat bisa menghubungi Kak Nisrina di nomor 0895349655317. Kami tunggu yaa… :)
Diberdayakan oleh Blogger.