Sabtu, 18 Juli 2015

Selamat Hari Raya Idhul Fitri 1436 Hijriyah


Sleman-Segenap pengurus dan anggota Yayasan Bina Remaja Sembada Cendekia dengan setulus hati mengucapkan Selamat Hari Raya Idhul Fitri 1436 Hijriyah kepada masyarakat luas, jajaran pemerintah dan kepada para remaja pelajar Sleman khususnya. Taqabalallahu minna wa minkum, semoga Allah ta'ala menerima amal ibadah kami dan amal ibadah Anda semua. Semoga kita masih dipertemukan oleh Allah subhanahu wa ta'ala dengan Ramadhan selanjutnya.

Kami sangat terbuka dengan segala kritikan dan masukan yang membangun untuk kemajuan yayasan. Sehingga tagline "Muda Qur'ani Berprestasi" dapat terwujud secara nyata di lingkungan remaja pelajar Sleman tercinta. Anda dapat menghubungi kami melalui Humas dan Fundraising Yayasan Bina Remaja Sembada Cendekia pada nomor 085643180284 (Telpon/SMS/WhatsApp), atau Anda dapat berkunjung ke basecamp kami di Jl. Godean KM 9 Sidokarto Godean Sleman Yogyakarta.

Sabtu, 27 Juni 2015

Tebar 200 Takjil Ramadhan 1436 H

Denggung - Sabtu, 27 Juni 2015 Yayasan Bina Remaja Sembada Cendekia membagikan 200 takjil di perempatan Denggung Sleman. Kurma dan teh gelas dibagikan bersama sticker doa buka bersama kepada para pengendara motor yang melintas di perempatan Denggung Sleman. Acara pada kesempatan kali ini disuport oleh Dompet Dhuafa Yogyakarta yang ikut memberikan kurma untuk dibagikan.
 
Harapan dan doa pengurus beserta anggota yayasan adalah semoga Yayasan Bina Remaja Sembada Cendekia dapat dikenal diseluruh Sleman. Keberadaannya dirasakan manfaatnya bagi pembinaan dan pendampingan remaja pelajar Sleman.
 
 
Muda Qur'ani Berprestasi adalah tagline sekaligus doa penyemangat yayasan kepada remaja pelajar Sleman. Jiwa muda yang penuh energi dengan ruh Qur'ani yang akan memberikan prestasi bagi kebanggaan sekolah khususnya dan se-Sleman umumnya.



Tebar Kurma Tebar Kebaikan


Denggung- Tebar kurma Sembada Cendekia Sabtu (27/6) di perempatan Denggung Kabupaten Sleman berjalan dengan lancar. Sebelas orang yang terdiri dari anggota dan pengurus Yayasan Bina Remaja Sembada Cendekia membagikan 200 bungkus kurma dan minuman gelas bagi para pengendara sepeda motor. Pukul 15.45 WIB kurma mulai dibagikan.
 
 

 
Sebagai mitra yayasan, Dompet Dhuafa pada tahun ini memberikan sumbangan kurma untuk dibagikan dalam kegiatan tebar kurma dan buka bersama keluarga Yayasan Bina Remaja Sembada Cendekia mendatang.
 

 
Ramadhan 1436 H kali ini merupakan momen terpenting bagi yayasan, pasalnya pada bulan Mei kemarin, yayasan mendapatkan basecamp baru yang dapat dimanfaatkan sebagai sentra kegiatan yayasan bersama remaja pelajar se-Sleman. Letak basecamp yayasan ada di Jl. Godean KM 9 Sidokarto Godean Sleman Yogyakarta.
 





Senin, 16 Februari 2015

KTAPEL: Beginilah... Cara Muslim Berkasih Sayang







Bagaimana Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam mengajarkan kepada setiap umat muslim untuk saling berkasih sayang?

Bahkan kepada seluruh umat manusia, agar saling menghormati dan menjaga perdamaian. Semua muslim adalah bersaudara, sampai diibaratkan seperti satu tubuh. Setiap bagian tubuh memiliki peran masing-masing dan saling bersinergi !!!

Yayasan Bina Remaja Sembada Cendekia mempersembahkan:
KTAPEL
(Kajian Tematik Pelajar)

"Beginilah... cara muslim berkasih sayang"

insyaAllah dibersamai ustadz Kuncoro, itu tuh... beliau yang suka mengisi kajian diatas udara juga, eh maksudnya di radio.. hehe

Ahad, 22 Februari 2015
di Masjid Agung Sleman pukul 12.30-15.00 WIB

GRATISSS !!!
Buat pelajar dan umum juga boleh ^_^
Ayo datang yaa sobat SC... Barangsiapa yang berpayah-payah mendatangi majelis ilmu (agama), maka Allah kan sediakan syurga baginya... Siapa sih yang nggak mau syurga??? ^^

Minggu, 28 Desember 2014

Islamic Motivation Training Remaja Masjid Walibudoyo Tumut

 

IMT – Islamic Motivation Training Sembada Cendekia dengan remaja masjid Walibudoyo Tumut alhamdulillah berjalan dengan lancar. InsyaAllah penuh kegembiraan dan kaya akan hikmah. Pukul 17.00 WIB Sabtu (27/12) peserta tengah dalam perjalanan menuju tempat IMT, yaitu di SDIT Alam Nurul Islam ringroad barat Yogyakarta.

Sekitar enam belas peserta putri dan sembilan peserta putra siap mengikuti IMT mulai malam sabtu dilanjut mabit hingga ahad siang (28/12). Peserta terdiri dari beberapa siswa-siswi Sekolah Dasar kelas 4, SMP, dan SMA/K. Sesampainya di lokasi, peserta kemudian dikondisikan untuk siap mengikuti IMT yang akan dilewati bersama kakak-kakak trainer dari Sembada Cendekia.
 
“Niat Good, impian jauh kedepan, hormati guru, dan gigih!” inilah bekal peserta IMT dalam kesempatan kali ini, yang niatnya masih setengah-setengah, pikiran melayang kemana-mana, karena seharusnya liburan malah waktunya dihabiskan untuk mengikuti IMT. Maka peserta yang masih remaja dan remaja awal ini diajak untuk bisa meluruskan niat bersama-sama. Bahwa kegiatan IMT ini untuk tambah mendekatkan diri kepada Sang Khalik. Sedari muda, sudah dekat sama Allah, insyaAllah masa depan akan dituntun dan dimudahkan.

Selepas shalat maghrib jama’ah, peserta kemudian dibagi menjadi kelompok putra dan kelompok putri. Masing-masing kelompok mempersiapkan tempat yang nantinya akan menjadi tempat istirahat malam, peserta putri menyiapkan di ruang kelas dan peserta putra menyiapkan di masjid lantai dua. Selepas menyiapkan tempat, maka kakak-kakak trainer mengumpulkan peserta untuk tilawah sehabis maghrib dan kemudian makan malam bersama, kemudian dilanjut shalat isya’ berjama’ah.

Makan malam bersama


Alhamdulillah... Semakin malam menjelang, peserta remaja masjid Walibudoyo semakin larut dalam kecintaan sama Allah. Rasa persaudaraan semakin erat, meskipun mereka satu dusun tapi mereka mengaku jarang bertemu jika tidak ada acara bersama semacam ini. Kegiatan dilanjut dengan agenda ukhuwah dan sharing, dengan sebelumnya dibagi menjadi kelompok-kelompok lagi berdasar jenjang sekolah. Saling belajar mengenal dan bertukar wawasan antara peserta dan kakak trainer terjadi disini, semua peserta mengikuti kegiatan demi kegiatan dengan senang.

Peserta dikelompokkan untuk saling mengenal satu sama lain
 
Acara puncak malam ini adalah teman-teman remaja masjid Walibudoyo Tumut diajak menengok kondisi Indonesia saat ini. Melalui tangan pemuda-lah masa depan Indonesia ditentukan. Setiap peserta pun harus menuliskan impian masing-masing dalam selembar kertas. “Impian maju kedepan!” inilah salah satu bekal yang disampaikan sebelum IMT dimulai. Maka coretan impian pada selembar kertas hari ini menjadi saksi atas impian pemuda Indonesia.

Subhanallah! Bahkan salah satu peserta menuliskan ingin menjadi Menteri Maritim! Maka seluruh isi ruangan mengamini serempak. Setelah masing-masing selesai menuliskan mimpinya, beberapa perwakilan peserta maju kedepan untuk mempresentasikan mimpinya dihadapan teman-teman.

Hari ini silahkan saja orang lain menertawakan mimpi kita, tapi Allah Maha Berkuasa dan Maha Berkehendak atas segala sesuatu. Tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah, jika Allah ridha dengan mimpi kita. Semustahil apapun bisa saja dengan mudah terjadi, atas kehendak-Nya.

Peserta Menuliskan Mimpi di usia 40 tahun ingin menjadi apa

Inilah rangkaian acara yang ditunggu-tunggu. Setelah peserta bermimpi akan masa depannya, acara ditutup untuk sementara agar bisa beristirahat dan bisa bangun jam 03.00 WIB untuk shalat qiyamul lail berjama’ah. Permainan-permainan yang telah dipersiapkan kakak-kakak trainer telah menanti.

Hari telah berganti, diawali dengan shalat lail berjama’ah dengan imamnya dari peserta remaja putra yang bergiliran. Kemudian tilawah dan kultum sehabis shalat subuh, peserta bergegas menuju tanah sedikit luas diantara ruang kelas dan masjid. Sehabis pemanasan beberapa menit, semua siap bermain games yang telah dinanti. Namun kami harus menunggu beberapa saat lagi karena santap sarapan sudah siap dan harus segera dilahap (perut sudah minta diisi, hehe...).

Inilah keceriaan teman-teman remaja Walibudoyo Tumut mengikuti games yang telah disediakan kakak-kakak trainer Sembada Cendekia. Setelah semua permainan diikuti dengan penuh semangat, pengakuan hampir seluruh peserta ketika ditanya bagian yang paling berkesan dari rangkaian IMT ini adalah saat bermain mencari “harta karun”.

 
Game Mencari Harta Karun

Kamis, 25 Desember 2014

Silatnas Fornusa II Ajang Silaturahim Pelajar Muslim Se-Indonesia


Silatnas – Silaturahim Nasional Forum Rohis Nusantara II yang digelar pada tanggal 22, 23, dan 24 Desember 2014 bertempat di Jogjakarta, tepatnya di Youth Centre sebagai tempat terlaksananya berbagai perlombaan peserta khusus dan XT-Squere sebagai ajang gelar acara puncak Silatnas II yang dihadiri oleh seluruh kontingen dan pelajar umum dari Jogjakarta (Kota, Sleman, Bantul, Kulon Progo, dan Wonosari).

Terdapat kurang lebih 15 kontingen yang  masing-masing Rohis dari seluruh Indonesia. Mulai dari pulau timur sampai pulau terbarat Indonesia. Alhamdulillah, Jogja ditunjuk dan dipercaya untuk menjadi tuan rumah Silatnas Fornusa II pada tahun 2014. Berkat kesungguhan dan partisipasi panitia pelajar juga alumni untuk menyiapkan rangkaian Silatnas II ini akhirnya dapat terlaksana meski tetap ada berbagai kekurangan disana-sini. Semoga diberkahi Allah, semoga lelah-lelah yang dirasakan menjadi tiket ke Jannah-Nya. Aamiin.

Silaturahim pelajar muslim seluruh Rohis Indonesia semoga akan terus berlangsung, semakin kuat, semakin erat, dan semakin mantap menjadi pelajar muslim Indonesia. Ayo sahabat Sembada Cendekia, jadilah pemuda yang berkonstribusi untuk perbaikan Indonesia. Mulai Sekarang !!! mulai hari ini !!! dan mari dimulai dari yang kecil. Salam semangat sampai akhirat!

Perjalanan ini masih panjang sahabat, usia perjalanan ini bahkan lebih panjang dari usia kita. Jadilah bagian didalamnya, insyaAllah usia yang kita miliki lebih manfaat dan berkah, sesuai amanah Rasulullah shalallahu’alaihi wassalam, “Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk umat.”
Barakallah ...
Acara puncak Silatnas II di XT-Squere Jogjakarta

Jawa pos (25/12/2014)
 

 

Sabtu, 20 Desember 2014

Ajang Silaturahim Rohis Se-Indonesia Diwarnai Berbagai Perlombaan


Menjadi pelajar muslim Indonesia musti bangga! Nggak perlu minder sahabat. Jika banyak acara-acara yang digelar bertajuk hura-hura –saja- sangat diminati dan antusiasme, bagaimana dengan acara kali ini?
Dalam kesempatan Silatnas Fornusa II terdapat berbagai perlombaan yang yang digelar. Berbagai perlombaan ini akan diikuti para peserta khusus Silatnas II, peserta khusus yang dimaksud adalah perwakilan kontingen Rohis dari seluruh Indonesia. Sehingga silaturahim ini akan semakin terasa semangat kompetitif dalam ber-fastabiqul khoirot.
Menyambut Silatnas Fornusa II tanggal 22-24 Desember 2014 di Jogjakarta.
 

 

 

 

 

 

Minggu, 30 November 2014

Undangan Kajian Mentor dan Meente Khusus Putri



Assalamualaikum...
Mengundang mentor & mentee (khusus akhwat) dalam acara Jaltsah Ruhiyah (kajian bersama teman-teman all mentoring se-Sleman).

Tema: "Peran & Fungsi Wanita Muslimah" 
Hari ahad, 7 Desember 2014
Jam 09.00-11.00 WIB
Tempat di Islamic Center Seturan


Don't miss it !!! :'D
InsyaAllah bakal ketemu teman-teman kelompok mentoring dari berbagai belahan bumi Sleman. ^^

Sabtu, 15 November 2014

Pelajar Cendekia, Coming Soon Buletin Digital Sembada Cendekia


Pelajar Cendekia - Segera hadir insyaAllah, setiap pekan ke-3 akan hadir buletin digital dari Yayasan Bina Remaja Sembada Cendekia. Buletin ini berisikan tentang kondisi pelajar Sleman dan sekitarnya. Anda bisa berpartisipasi dalam pembuatan buletin digital ini. Silahkan Anda mengirimkan berita atau informasi terkait perkembangan remaja pelajar di lingkungan Anda.
Bagi siswa-siswi bisa juga mengirimkan karyanya di cendekiasembada@gmail.com (dengan subjek Kirim Karya Pelajar Cendekia) berupa cerpen, cergam, puisi, opini, tips belajar, berita sekolahnya, dan sebagainya. Ayo kirimkan karya mu !
Kami tunggu ya ... Ada hadiah menarik bagi yang karyanya dimuat di buletin digital Pelajar Cendekia.

Jumat, 07 November 2014

Pendekatan Ruhani dan Pendampingan Emosional Pelajar


Usia remaja yang memiliki rasa keingintahuan yang tinggi, dengan sifat yang mudah dipengaruhi oleh lingkungan. Hal inilah yang membuat emosional remaja yang tidak stabil, sehingga mudah terprovokasi antaranya melalui alat canggih yang selalu mereka genggam yaitu Handphone. Tidak sedikit pelajar bahkan anak-anak di era yang semakin canggih ini pun sudah memiliki Smartphone dengan segala fasilitas sosial medianya.

Isue yang beredar di masyarakat dalam beberapa waktu belakangan ini, tentang keberadaan kelompok atau gank yang meresahkan, membuat tidak sedikit para orang tua mencemaskan anak-anaknya. Terutama mereka para orang tua pelajar SMA/SMK baik sekolah negeri maupun swasta. Kekawatiran ini semakin menjadi karena teringat kasus pengeroyokan oleh sekelompok pelajar yang akhirnya seorang pelajar yang dikeroyok itupun meninggal.

Yayasan Bina Remaja Sembada Cendekia yang bergerak dalam bidang pembinaan dan pendampingan potensi pelajar, sejauh ini hingga semenjak mendapatkan akta notaris Sukarno, S.H. No: 05/12-03-2012 secara resmi pada bulan Maret tahun 2012. Terus mencoba melakukan pendekatan kepada remaja pelajar SMA/SMK di Sleman, terutama dalam pendampingan ruhani spiritual serta kegiatan-kegiatan pembinaan yang mendukung.

Yayasan ini didirikan atas gagasan para alumni beberapa SMA/SMK di Sleman karena merasa perhatian atas kondisi pelajar yang semakin memprihatinkan. Berawal dari kumpulan beberapa alumni yang melanjutkan studi ataupun para alumni yang sudah bekerja namun berkomitmen dan merasa ikut turut serta bertanggungjawab atas masa depan generasi penentu bangsa, minimal adik-adik dari sekolah almamaternya. Untuk alasan itulah dirasa perlu melegalkan Yayasan agar mendapatkan dukungan dari berbagai pihak.

Bentuk kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Yayasan Bina Remaja Sembada Cendekia dalam rangka pendekatan ruhani dan emosional pelajar adalah mentoring agama Islam. Kegiatan mentoring ini berupa diskusi tentang permasalahan pelajar yang sedang dialami dan juga pemberian materi agama Islam yang aplikatif. Tujuannya adalah agar dapat meneruskan kembali semangat remaja untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, karena umumnya setelah usia tidak lagi anak-anak sudah malu untuk ikut TPA. Padahal ngaji itu penting karena sebagai penjagaan kekuatan spiritual. Kegiatan mentoring didampingi oleh seorang Mentor dan sekitar lima sampai sepuluh pelajar dalam satu kelompok. Metode pembinaan mentoring digunakan oleh Yayasan dengan pertimbangan agar setiap peserta bebas menyampaikan permasalahannya, serta intensif memberikan solusinya, selain itu diharapkan dapat menciptakan rasa kekeluargaan yang hangat diantara para peserta mentoring.

Selain kegiatan mentoring kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama, banyak kelompok dalam satu kesempatan adalah rihlah. Rihlah adalah outbond dengan pemaknaan spiritual atau biasa disebut tadabbur alam. Pada awal tahun 2012 Yayasan menyelenggarakan rihlah di lereng Merapi pasca erupsi, Yayasan mengajak Mentor dan para pelajar SMA/SMK Sleman untuk melihat secara nyata keagungan Allah SWT dan banyak-banyak mengambil hikmahnya.

Kegiatan lainnya adalah kegiatan pembinaan potensi melalui SMS (Sekolah Mentor Sleman), Training Motivation, LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan), KTAPEL (Kajian Tematik Pelajar) yang diselenggarakan secara road to school, MBS (Mentoring Bersama), Kajian Keakhwatan (Keputrian), Buka Bersama Pelajar saat Ramadhan, dan sebagai agenda hajatan Yayasan yang harapannya akan bisa diselenggarakan setahun sekali adalah MEX (Mentoring Expo). MEX 2014 pada bulan Februari kemarin mendapatkan dukungan dari pemerintah, Camat Godean sempat memberikan sambutannya dan mengapresiasi penyelenggaraan MEX. Kegiatan yang terdapat dalam MEX adalah aneka perlombaan pelajar, pertunjukan nasyid serta kelompok hadroh pelajar dengan dimeriahkan oleh stand-stand kreatif pelajar dan lembaga-lembaga pendukung seperti Quantum Remaja dan FIKR (Forum Ikatan Rohis Sleman).

Oleh karena itu, Yayasan Bina Remaja Sembada Cendekia mengharapkan dukungan dari berbagai pihak baik dari orang tua agar tidak pernah lelah mendampingi perkembangan putra-putrinya diusia remaja, karena justru pada usia remajalah sangat membutuhkan pendampingan karena sedang mencari tujuan hidupnya. Pihak sekolah, baik kepala sekolah dan guru agar selalu memotivasi dan mengarahkan peserta didiknya bahwa prestasi dan masa depan bangsa bukan hanya berasal dari lulusan yang pintar secara akademiknya saja, tapi karakter moral remaja sekarang akan menentukan peradaban bangsa dimasa depan. Pihak pemerintah, agar dapat memberikan dukungan nyata kepada Yayasan Bina Remaja Sembada Cendekia juga dalam rangka membantu menjaga generasi penentu bangsa, serta mengharap perhatian dan dukungan masyarakat luas.
Bagi siapapun Anda yang turut prihatin atas keadaan remaja kita hari ini dan tergugah hatinya dalam hal pendampingan moralnya, terutama di Sleman. Yayasan membuka lebar bagi Anda yang ingin membantu dan memberikan dukungan baik berupa pendanaan ataupun yang lainnya, agar kegiatan pembinaan pelajar Sleman terus dapat berlangsung dan bermanfaat bagi bangsa kedepannya. Agar Yogyakarta tidak kehilangan identitas julukan sebagai Kota Pelajar yang berkependidikan dan bermoral.
Kami menyambut dan mempersilahkan Anda untuk menghubungi kami Divisi Humas dan Fundrising Yayasan Bina Remaja Sembada Cendekia dapat melalui
Akun Facebook: Sembada Cendekia
Twitter: @sembadacendekia
Nomor HP: 085643180284 atas nama Betty Ayu Noviani
 
Terimakasih atas perhatian, dukungan dan bantuan Anda terhadap kegiatan pembinaan pelajar Sleman, semoga Allah SWT membalasnya dengan keberkahan yang melimpah.
 
 

Mentoring
 

Rabu, 01 Oktober 2014

Komunikasi: Diam Seribu Bahasa ?




Komunikasi? Yah komunikasi adalah bagian kehidupan yang tak terpisahkan, mulai bangun tidur hingga akan tidur lagi.
Jika orang dengki berbicara, jangan kau timpali. Sebab sebaik-baik jawaban adalah diam seribu bahasa. Apa maksud dari kalimat ini? Sebelum kita bahas lebih lanjut, kita harus tahu dulu apa itu komunikasi, karena komunikasilah pemeran utamanya.
Interaksi individu antar individu, bisa juga individu ke kelompok, atau sebaliknya dapat menghasilkan sebuah proses yang dinamakan komunikasi. Komunikasi adalah sebuah proses panjang yang tiada akhirnya. Bahkan banyak juga teori yang menjelaskan tentang apa itu komunikasi.
Bermula saat manusia itu terlahir ke dunia, hingga habis masa usianya. Siapa saja pasti butuh berkomunikasi. Karena sebuah tabiat manusia, dia ingin diakui keberadaannya. Ya tentu saja untuk pengakuan aktuliasai dirinya.
Kita dapat melakukan proses sosialisasi diri kepada orang lain bukan hanya dapat dilakukan dengan bahasa secara lisan, tapi ya tepat sekali. Bahasa tubuh juga sangat menentukan terjalinnya proses komunikasi ini.
Setiap individu memiliki cara yang berbeda dalam melakukan komunikasi. Hayo, coba kita refleksi diri masing-masing, termasuk kedalam golongan yang manakah diri kita ini?
Golongan pertama adalah orang penyambut, dialah yang suka mengawali pembicaraan. Orang ini supel, banyak bicara, cenderung ramah dan terbuka. Tapi ada juga termasuk golongan ini adalah mereka yang mendominasi pembicaraan. Maunya cerita terus dan ingin didengarkan orang lain.
Golongan kedua adalah orang pendukung, dia termasuk orang yang tidak suka mengawali pembicaraan tapi juga bukan berarti orang yang pendiam. Orang golongan ini cenderung terkesan mencari aman. Diajak membicarakan sesuatu lebih banyak dia diam, tapi sebenarnya dia sedang berfikir. Tapi saat memerikan gagasan, terkadang belum dipikirkan orang lain.
Golongan terakhir, golongan ketiga adalah orang pendiam, dia tidak suka mengawali pembicaraan. Dia mau berbicara hanya ketika diajak berbicara, itupun dia jika berbicara hanya ala kadarnya saja.
Apa yang kita baca tadi adalah penggolongan tipe-tipe orang dalam berkomunikasi versi Sembada Cendekia ya teman, masih banyak lagi tipe-tipe orang dalam berkomunikasi. Untuk ketepatannya, Anda sendiri yang tahu, tentu juga Dia Sang Maha Tahu pastinya. ^_^
Nah, kenapa lebih baik diam seribu bahasa? Saat kita melakukan proses komunikasi pasti terdapat gesekan alias kendala-kendala. Hal ini sangat wajar, karena masing-masing orang memiliki kemampuan menyampaikan ataupun menangkap pesan yang berbeda.
Lalu, ketika ada orang yang kurang suka dengan kita disebabkan dia dengki kepada kita, apa yang sebaiknya kita lakukan? Dengki bisa banyak hal bentuknya, orang yang tidak suka jika orang lain mendapatkan nikmat lebih dari Allah ta’ala, kemudian dia melakukan berbagai cara untuk menyainginya.
Pastilah hidupnya akan sangat gerah dan melelahkan. Tiada hari hanya memikirkan bagaimana dia bisa memiliki nikmat yang Allah berikan itu untuk dirinya, bahkan kalau bisa menyaingi. Biasanya selain melakukan berbagai usaha “persaingan” tak sehat ini. Orang yang dengki akan berkata banyak hal yang bisa menyakitkan hati.
Maka sebaik-baik sikap kita menghadapi orang seperti itu adalah dengan diam seribu bahasa. Rugi jika tenaga kita dihabiskan untuk meladeni nafsu kedengkiannya, bukan ketenagan yang didapat justru kedengkiannya bisa berlipat. Karena kita dianggap menggurui bahkan kita bisa dianggap sombong, padahal maksud hati ingin menjelaskan dengan baik-baik, tapi tidak dapat diterimanya karena harinya terlanjur tertutup dengan kedengkian.
Nah, marilah kita menjadikan diri ini tenang dan meneduhkan orang lain. Pesan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam,”Berkatalah baik, atau diam.”